Selasa, 19 Maret 2013

3 Diva KW Metafisik



Cerita Ini Hanya bisa di Baca Dengan Orang yang berNalar Tinggi
Tepat dua bulan setelah Muk*tar lancar bersosialisasi dengan masyarakat, meskipun pada saat itu aku sulit melatihnya menggonggong agar bisa keluar dari kebisuan yang mencengkram dari kandangnya. Kali ini aku ingin bercerita tentang “3DIVA” yang pada cerita ini bukan 3DIVA nyata melainkan 3DIVA KW dan tentunya soak. Soaknya  yang kayak salep koreng itu bisa ngebuat 1 kelas mendadak TBC(Tahan Bab d Celana). Dalam cerita ini aliran mereka bukan di dunia hiburan melainkan dunia Metafisik”Alam Gaib”. Yang tentunya postur bangkai dan wajahnya cocok di gunakan sebagai wadah bagi setan setan galau.
Mereka terdiri dari para bidadari yang berasal dari “TPS” Tempat Pembuangan Sampah yang berjumlah 4orang. Member yang pertama adalah Gu*ti si Semen Putih, kenapa? Karena dia satu satunya cewek di sekolah yang berdandan menggunakan 5 pelapis muka diantaranya, bedak, tepung kanji, kapur sirih, kerikil sungai dan yang terakhir tentunya semen putih/GYPSUM. Gue sangka setiap hari tu mukanya selalu hancur makanya di kasihin gypsum. Biasanya tembok putih di kelas kami tu selalu terdapat motif-motif tapal kuda(jejak sepatu) dari anak jin yang tidak bertanggung jawab, Kebetulan kutilanak semen putih ini lagi duduk dan tiba tiba mukanya di beri motif alias di pijak/dipres pake sepatu DC milik si anak rimba “Jambul Owa Jawa,cerita selanjutnya” maklum baru bebas dari Bon Bin(Kebon Binatang) sebab muka kuntilanak semen putih ni 11 12 dengan tembok kelas kami. Di Dunia Lain cewek Metafisik ini di juluki kuntilanak keramik wc. Sebagai Kuntilanak yang sudah membintangi beberapa Film triplek atas di antaranya Arwah Pemanasan dan Masih Dunia Lilin di T7, dan sudah mencuri empedu(hati) masyarakat dunia lain.
Member yang kedua 3DIVA adalah adalah Pibi Manusia Gigi. Giginya yang menjorok keluar layaknya Tikus comberan  membuat merinding mahluk Dunia Lilin di Trans7. Tatapan matanya yang kosong dan kerak belek mencuat keluar ngebuat titit cowok-cowok pada kesemutan dan sampai sampai Impoten sesaat. Manusia yang masa Expired udah lewat tujuh bulan ini punya gigi yang labil, siang giginya jenong keluar, malem giginya mencuat keluar sampe nembus bibir bawahnya. Di Dunia Lain Miss Gigi 2013 ini di juluki Dracula gigi seri, karena biasanya dracula yang panjang adalah gigi taringnya sedangkan cewek Expired 7bulan ini malah gigi seri depannya yang memanjang, yang katanya gunanya untuk ngebuka botol-botol BIR KUTANG*. Pibi sukses di Dunia lain menjadi Presenter Acara terpopuler di Dunia Lain yaitu Mario Melepuh….. Gundul Ways yang hampir sama seperti om om pitak yang ada di dunia manusia yang juga sebagai presenter disana yang selalu mengimbuhkan kata “TOH” dan “ITU” dalam setiap kata kata yang iya sampaikan kepada sahabat sahabatnya yang Lemper”super”.
Member yang ketiga dan kempat ini bernama Cie-Cie Ciute. Mengapa dia member ketiga dan keempat karena dia termasuk member yang Over Obesitas, gak heran dia di juluki Buto Ireng karena emang kerak kulitnya sama persis kaya arang kayu. Berat wanita overdosis makanan ini sama kayak berat sapi perah Australia yang jadi icon Susu DanCow. Bukan hanya itu dengan bodinya yang Lebar-lebar terbakar  dia mencoba menjadi seorang Fhoto Model di majalah Misteri yang pada saat itu menggambil tempat di Area Bon Bin. Disana para masyarakat Bon Bin menyambut kedatangannya, terutama kepala suku setempat yaitu seorang Gajah Sumatra yang menganggapnya sebagai Komposnya yang gak pernah keluar akhir akhir ini. Terkadang cewek metafisik  penimbun lemak ini sangat suka juga sebagai Hairstylist dia bekerja sebagai pengamplas rambut, biasanya dia Mengamplas rambut rambut setan sampai licin, korban  terakhirnya adalah tuyul milik H. jaelani pada Kutipan pertama cerita gue.
Mereka bertiga datang dari dunia nyata ke dunia lain sebagai motivator hantu untuk menguasai dunia hiburan tanah air. Dari mereka ini muncul beberapa setan yang merubah namanya menjadi mempunyai daya jual tinggi di antaranya “We Are Gun’s Bell (wewe gombel), 2 you ells (tuyul) dan Beiby n Nurse Ngepot (babi ngepet dan suster ngesot di gabungin jadi NGEPOT) yang semuanya udah nanda tanganin surat kontrak pembuatan Film “Laskar Arwah Mbok Jamu” yang di Produseri oleh Andrea Bermata dan ngambil suting di Pantai Laut Selatan. Bayangin deh hantu-hantu itu lari di dekat pantai, si suster ngesot sampe bedarah-darah kakinya kenak beling karang, trus waktu wewe gombel kagak bisa lari gara-gara Gunung Bromonya terjuntai-juntai sampai harga susu di dunia lain naik turun, belum lagi tuyul ma babi tu yang di suruh lari malah berenang akhirnya mereka tenggelem di telen ombak. Sekarang kabar dari 3 DIVA gak jelas, banyak yang gak tau keberadaanya di mana saat ini. Semoga aja mereka sehat sehat selalu.
(Warning: Maaf pada cerita ini saya tidak bisa melibatkan karakter pocong karena pocong lagi sibuk nyumpahin orang-orang, oleh karena itu saya takut di marahi salah satu Capres 2014 yaitu kang Farhat Abbas yang saat ini lagi sibuk nyari pocong di TPU) #SumpahPocongAbbas
To Be Continued…….

Sekian cerita dari saya, jika ada yang ada yang komplin atau crita nya garing garing krupuk kulit bisa posting komentar, atau follow tweeter saya @Anu_CicakGede, atau adede Pesbuk Saya di facebook.com/Rezha.Miscrits atau boleh bogem gue jika kalian lihat gue(INI HANYA CERITA JANGAN DI SIMPAN DI DALAM EMPEDU). Sekian kutipan cerita dari saya apa bila ada salah salah kata saya mohon maaf sedalam-dalam sumur, karna kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan Andra n The Backbone serta di aransemen oleh Gita Gutawa. Assalamualaikum Wr Wb. Salam Anunya Cicak yang Gede…………………..

Wajah 1000 Rupa



Cerita Ini Hanya bisa di Baca Dengan Orang yang bernalar Tinggi
Sehari setelah kejadian Tahi Lalat Super itu, gue akhirnya putus asa sambil nangkepin-nangkepin lalat di tempat sampah. Tapi putus asa itu pun ter tipe-x dengan adannya sasuke kampungan yang jerawatan versi Indonesia yang dari Absen bernama Muk*tar A S U (bukan anjing dalam bhs Jawa), melainkan A Sumenep. Dari cara dia menatap gue dengan mesum gue tau dia orang sok cool dan selalu menyembunyikan motif macan tutul di sekitar mukanya, kalian bisa tau sendiri itu apa! Dengan gaya cool dari Sasuke yang keperosok ke dalem comberan di MCK dengan posisi terlentang.
Bayangkan selama 2tahun bersekolah dia tidak pernah sepatah kata pun untuk berbicara, mungkin lelaki bertampang supir truk bajakan ini tidak pernah berbicara di karnakan jigongnya berbau popok bayi berisi atau mungkin dia malu mengeluarkan suara emas palsu nya yang mirip kayak speker musholla yang sering meneriakkan para preman penggangguran bego untuk tobat. Setiap gue menyapa Muk*tar dia slalu memalingkan mukanya menghadap tembok. Memang manusia yang hampir punah ini tidak hanya bermuka tembok tapi juga tampangnya yang cocok banget dan mendukung banget jadi orang pinggiran di Trans7.
Gue jadi kasian liat dia di krumunin laler ijo, dari kantongnya keluar kecoa ngesot, dan rambut ma mukanya berubah jadi Andika eks Kangen Band gara gara lelah menanti seekor teman. Hati nurani gue menonjol keluar melihat kesendirian manusia 1000 wajah ini. Gue mencoba berkenalan dengannya seperti biasa dia memalingkan mukanya ketembok, gue coba menyapa nya dia tetap menghadap tembok. Sekali lagi gue coba menyentuhnya lagi-lagi dia menghadap tembok, kesabaran ku sudah habis tanpa ampun aku langsung menjedotkan kepalanya ketembok. Pada saat itu terdengar suara serak-serak banci seperti Bencongers yang lagi magang di Taman lawang. “Apa lah kau ni”, kata Muk*tar(dengan suara serak-serak banci miliknya). Dari situ gue sadar kenapa selama 2 tahun dia membisu dan menggagu. Sejenak gue ketawa lihat ke khas an suara manusia 1000 wajah ini yang cocok banget jualan pepes terasi komodo. Selain suaranya yang aneh, jika Muk*tar ketawa terdengar suara dengung dengung membusuk miliknya dan goresan mukanya yang kusut seperti zombie. Jika seandainya kalian ingin melihat manusia terancam punah ini, mata batin kalian harus di buka dan hanya orang yang mempercayai Muk*tar saja yang bisa melihat wujud asli Muk*tar karena mukanya yang selalu berubah ubah.
Di balik tampangnya yang BHINEKA TUNGGAL IKA ini dan suaranya yang kontroversial, di amat sangat terobsesi dengan negara jepang. Pernah dulu di minta menuliskan nama idola dia menulis idolanya yang berinisial “M”. Ternyata itu adalah Miyabi padahal dalam pikiran gue inisial “M” itu mungkin om Mario Teguh jadi yang terpikir dalam otak gue pada saat itu, Muk*tar buat Vidio Klip dengan Om Mario, gue ketawa sendiri sampai usus gue terburai. Ketawa gue yang menganga waktu itu jadi sumber balas dendam si Cicak yang dulu pernah gue tangkep di rumah S*ndra di kutipan”Tahi Lalat Ajaib” dan sempat gue pelihara, ternyata tu cicak udah merantau di loteng kelas kami, tu Cicak sengaja ngelemparin komposnya yang masih basah tepat di mulut gue. Tapi sekarang gue lagi ngebahas si Muk*tar jadi soal cicak tadi, ntar gue bales. Kembali ke topik cerita, parahnya lagi Muk*tar mengganti namanya dengan nama jepang. Tampang yang dia punya gak cocok banget di kasih nama jepang tapi emang tampangnya asli cocok ama bocah Emperan toko. Nama jepangnya adalah Taik-Kun, orang bego ini tambah bego jika bener ganti namanya dengan nama KOTORAN, masa taik jadi nama? Bukan mukanya aja yang bego tapi namanya juga ikutan bego.
Dibalik tampangnya yang berlumuran lumpur got, Muk*tar adalah anak yang kreatif meskipun wajahnya kayak benang layang kusut. Nilai nilainya selalu tinggi ………………….dari bawah. Gue pernah di ajak jalan ama si Muk*tar ke rumahnya. Suasana di rumahnya sama seperti flashback pada zaman penjajahan sekitar 60thn yang lalu, karena disitu banyak terdapat barang-barang yang antik, mulai dari baju seragam sekolahnya Muk*tar yang katanya sudah pernah di pakai pada zaman Kerajaan Majapahit dulu. Gue pernah kepikiran ngirim surat ke Tim Bedah Gubuk di CCTV yang tayang jam 3 pagi untuk ngerenovasi rumahnya si Muk*tar. Sekarang Kabarnya si Muk*tar bekerja di Toko Serba Bahaya di Pekanbaru. Satu hal lagi yang aneh pada diri Muk*tar adalah rahasia di balik nama dari Muk*tar.A.Sumenep yaitu nama A dari Muk*tar yang sampai sekarang masih menjadi legenda? Cita-cita Gue yang belum tersampai dengan Muk*tar adalah ingin ngoprasi wajah Muk*tar dengan ember plastik bolong, supaya tidak di takuti anak kecil lagi.
To Be Continued…….

Sekian cerita dari saya, jika ada yang ada yang komplin atau crita nya garing garing krupuk kulit bisa posting komentar, atau follow tweeter saya @Anu_CicakGede, atau adede Pesbuk Saya di facebook.com/Rezha.Miscrits atau boleh bogem gue jika kalian lihat gue(INI HANYA CERITA JANGAN DI SIMPAN DI DALAM EMPEDU). Sekian kutipan cerita dari saya apa bila ada salah salah kata saya mohon maaf sedalam-dalam sumur, karna kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan Andra n The Backbone serta di aransemen oleh Gita Gutawa. Assalamualaikum Wr Wb. Salam Anunya Cicak yang Gede…………………..

Tahi Lalat Super



Cerita Ini Hanya bisa di Baca Dengan Orang yang bernalar Tinggi
Cerita ini berawal ketika gue bertemu sahabat-sahabat yang aneh ketika bersekolah di SMKN 2 Pekanbaru. Gue saat itu bersemangat menjajaki hari-hari yang tak tentu ini. Gue berangkat ke sekolah dengan di iringi musik-musik klasik yang sering di putar saat Dora The Explorer mulai di Nicklodeon. Setibanya di kelas Gue terkejut dan hampir stroke mendadak melihat di muka salah satu calon temen gue ada sebatang spora jamur yang berwarna hitam hitam kompos ayam. Awalnya gue mengira itu Spora lumut Jamban, atau Tindik karet penghapus hitam, atau bisa juga kompos kambing yang mengering.
Pengen rasanya gue gencet itu jamur, seminggu kemudian guru dateng ke kelas, guru bego tersebut pun melongo tingkat dewa ketika melihat kami yang membusuk menunggu kedatangannya seminggu lalu. Setelah di absen gue baru tau kalau nama bocah pemilik spora jamur jamban itu adalah S*ndra. Gue mencoba berkenalan dengan S*ndra, gue coba tanya langsung aja ke S*ndra:
Gue     : “oi bwo, itu yang kayak spora jamban di muka lo, apaan?”
S*ndra: (dengan muka memelas dia menjawa) “jangan bilang siapa siapa ya, ini Tahi Lalat Super”.
Gue     : “Wew (terkejut dengan muka dan mata yang lepas)”.
Dalam hati gue berkata, bagaimana bisa benda asing berongga, berwarna hitam, yang menutupi bagian kanan atas kumis S*ndra yang seperti bulu tikus korengan, dengan diameter 0.5cm, ketebalan 0.3cm dan jarak antara sudut bibir kanan atas skitar 2cm serta garis wajah antara hidung dengan mulut berjarak dari garis itu sekitar 5cm (menghitung dengan rumus matematika) itu bisa sekuat itu. Why Why??????
Rasa penasaran gue dengan tahi lalat super itu semakin memuntahkan rasa penasaran gue. Gue mencoba bersahabat dengannya dengan duduk di dekat dia, sambil terus berkonsentrasi menatap tahi lalat super itu. Ternyata dari sudut tertentu yang terkena SUNLIGHT tahi lalat super tersebut dapat berubah ubah warna seperti layaknya kartu hologram yang bisa kita dapatkan di ciky-ciky berhadiah. Selain punya hologram ciky, tahi lalat super ini katanya juga bisa berubah bentuk dan bikin orang puyeng sampe bisa buat orang over dosis yang kayak ngeluarin busa waktu kita lagi sikat gigi. Begonya lagi gue percaya ama ni tahi lalat yang bisa bikin kita pinter, gimana enggak, si S*ndra orangnya pinter-pinter begoin orang, gue bingung, sebenernya gue saat itu lagi di begoin sama dia atau nggak. Kata kata S*ndra membangkitkan empedu gue untuk coba mencuri tahi lalat super itu. Gue coba nginep di rumah dia, rencana gue pas dia lagi mati sesaat gue mau coba bius dia pake kolor gue yang udah 6,5 tahun kagak pernah gue cuci. Rencana gue berjalan lancar daari situ gue nyobak nyabut tu TLS(Tahi Lalat Super) pake pinset yang biasa gue pake buat nyabutin bulu-bulu terlarang gue. Sebelum gue nyabut tu TLS gue rasain dulu gimana tekstur tu TLS, ternyata tekstur tu TLS kenyal-kenyal berhadiah percis kayak penghapus item di tambah lagi rasanya kayak ketek anak-anak Alayers yang penganguran, rasanya sepet-sepet hambar gmanaaaaaaaa gitu! Pokonya gak jelas deh. Setelah gagal pake pinset mulai gue coba congkel tu TLS pake Tang seken karatan yang biasa gue bawa. Ternyata TLS ini emang ajaib, Tahi Lalat yang tadinya bulet tiba tiba berubah jadi kotak kayak dadu monopoli 6000.
Terus gue coba dengan alat lain, gue iris pake pisau dapur S*ndra yang bentuknya memprihatinkan, pisaunya ompong, gak bertangkai lagi dan pastinya karatan serta beraroma terasi udang, eh maksud gue yang bau terasi udang itu harusnya gue, gue coba iris, tiba tiba itu TLS berubah lagi jadi segitiga. Gue heran Tahi Lalat Super ini sejenis tanda lahir atau Kerak lilin mainan anak TK. Akhirnya gue coba buat tiruan TLS tersebut dengan beberapa ekor cicak yang gue tembak pake tali kolor gue yang kebetulan saat itu lagi lepas dari inangnya. Gue coba pencet tu para cicak sampe kompos-komposnya keluar, gue kumpulin deh tu beberapa kompos kemudian gue plintir plintir ampe jadi bulet. Sebelum itu udah gue ukur tata letak TLS di wajah S*ndra, trus gue tempelin deh persis di muka gue berharap ni kompos cicak bisa super kayak TLS nya si S*ndra. Walaupun sedikit bau, hidung gue sebelumnya dah gue sumbatin sama kaus kaki gue yang udah lama gue Fermntasi di sepatu gue yang berlobang.  Baunya sich gak sewangi Pager Jigongnya Deli*a, tapi cukup kok untuk menewaskan segerombol maling pakaian dalam yang beraksi pada malam itu. Mungkin para Maling itu termotivasi dengan kutipan ceita lucu gue tentang KOLOR PENANGKAL PETIR. Gue merasa bersalah dengan S*ndra, usaha gue tuk nyuri TLS nya akhirnya berhasil……………………gagal (x_x). Kompos Cicak yang gue buat itu langsung mengering dan terbang bebas tepat di muncung S*ndra yang pada saat itu tidur sambil mulutnya menganga.
Keesokan paginya S*ndra bercerita tentang mimpinya yang pada saat itu ada orang yang ingin memutilasi Tahi Lalat super miliknya, gue terdiam ketakutan sambil mulut terbuka lebar sehingga pada saat itu burung gereja yang biasanya transit di Antena si Pager Jigong mendaratkan nuklir tepat di muncung gue. Keingin tahuan gue tentang Tahi Lalat Supr itu belum berakhir sampai sekarang, yang berharap suatu saat ada lalat yang beruntung hinggap di wajah gue yang hensem ini sambil rela meletakkan kotoran supernya.
To Be Continued…….

Sekian cerita dari saya, jika ada yang ada yang komplin atau crita nya garing garing krupuk kulit bisa posting komentar, atau follow tweeter saya @Anu_CicakGede, atau adede Pesbuk Saya di facebook.com/Rezha.Miscrits atau boleh bogem gue jika kalian lihat gue(INI HANYA CERITA JANGAN DI SIMPAN DI DALAM EMPEDU). Sekian kutipan cerita dari saya apa bila ada salah salah kata saya mohon maaf sedalam-dalam sumur, karna kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan Andra n The Backbone serta di aransemen oleh Gita Gutawa. Assalamualaikum Wr Wb. Salam Anunya Cicak yang Gede…………………..

Kolor Ajaib Penangkal Petir



Cerita Ini Hanya bisa di Baca Dengan Orang yang bernalar Tinggi
Kisah ini terjadi pada tahun 2011. Waktu itu tiba tiba dari kelasku yang pada saat itu di penuhi jaring laba laba datang seekor cewek cantik, masuk ke kelas kami yang tampak mencekam karena di isi oleh siswa siswa aneh (tidak termasuk gue). Banyak yang saat itu menyangka kami kedatangan murid baru , tapi ternyata dia anak yang tinggal kelas. Dengan modal Pager Jigong yang kuat melekat di sekitar giginya serta belahan bibir dowernya dia menyapa kami. Aku berfikir apakah kebegoan atau kebloonan yang membuat cewek pager jigong ini tinggal kelas.
Gue perhatiin selama lamanya, ternyata cewek ini cantik juga. Aku mencoba melempar tanganku ke mukanya maksud gue ketangannya atau bisa di sebut kenalan, nama cewek golongan dungu ini adalah Deli*a. Tapi sayangnya di balik  Pager Jigong Hologram itu terselip potongan kulit apel merah(cabe di gigi) yang mengeluarkan aroma semerbak bunga bangkai yang sudah menjadi bangkai yang sontak ngebuat hidung gue menjadi layu keunguan yang juga membuat bulu hidung gue yang terawat selama belasan tahun gugur sia sia.
Setelah gue berkenalan lebih jauh tentang Deli*a, gue kecewa dengan wajahnya yang kemayu seperti mbok-mbok jamu langgananku yang suka ngasih susu fresh *jangan berfikiran negatif*. Kenapa?
Karena ternyata dia menyimpan sifat laki-laki tulen, yang sebenernya Deli*a tomboy, tapi yang jelas cewek pager jigong golongan dungu ini ½wanita ½ lelaki, jadi bisa di sebut wanita pepaya “maaf” buaya. Sanking jijay dengan sifatnya yang aneh para cewek cewek berwajah cowok di kelas gue kagak mau temenan ma Deli*a kecuali “3DIVA” sebutan bagi cewek cewek metafisik(horor) yang somplak di kelas gue. Sebenernya Deli*a cocok dan larut dengan 3DIVA karena sama sama termasuk dalam golongan dungu permanen. Seiring berjalannya putaran bumi yang di putar-putar sama sidabutar, yang mukanya lebar-lebar juga berbadan mekar, gue dapet 1 kelompok belajar bersama Deli*a bersama Tahi lalat super, Jambul Owa jawa, Wajah 1000 rupa dan tentunya 3DIVA yang akan gue ceritain kisah merka di kutipan lucu gue selanjutnya. Kami sepakat bekerja kelompok di rumah Deli*a. Dengan penuh rasa kekecewaan, dari rumah, gue berangkat dengan SUPRAMATIC “sebutan bagi tunggangan gue. Setibanya di rumah Deli*a gue terkejut dengan rumahnya yang EKSOTIS, kenapa gue bilang begitu, karena rumahnya di hiasi bata pres(belum di plester), rimbunan taman bunga(semak belukar), kolam renang(rawa-rawa becek), dan ukiran-ukiran kayu(triplek bekas kandang ayam yang masih terlihat kompos ayam yang mengering sehingga terbentuk seperti ukiran kayu). Rumah eksotis ini di sebut dengan TAMAN NASIONAL ISTANA BATA. Deli*a yang menyebut rumah tidak layak huni ini dengan istana bata, aku berfikir mungkin kebloonan Deli*a datang gara gara tinggal di habitat rumah tak layak huni ini. Sesaat pandangan ku terhenti setelah melihat kolor bekas yang sengaja di sangkutkan di antenanya, suara serak serak becek ku pun tidak menampakkan wujudnya. Aku terdiam, teman ku 1 kelompok terdiam, orang bisu pun terdiam di rumahnya masing-masing, cairan asin alami yang sudah lama tidak keluar dari lubang hidung gue akhirnya menampakkan batang hidungnya, belek gue keluar-luar, Perlahan gue tanya sama Deli*a cewek pager jigong golongan dungu yang menganggap dirinya terapist lemah urat yang mengobati orang terkilir dengan hanya meludahi pasiennya dengan jigong saktinya.
Gue nanya “oi cewek somplak itu apa?” Deli*a menjawab “itu kolor penangkal petir yang anti terhadap petir!”. Deli*a bercerita tentang sejarah kolor itu seraya mengangambil kolor yang sudah usang di makan usia, dengan karet kolor pengatur pahanya pun sudah kendor, robek disana sini, dan banyak bercak kotoran burung gereja yang sedang transit di atas rumahnya.
Deli*a: “Kolor ini bekas peninggalan bokap gue dulu pas lagi perang”
Gue    : ”Emang Bokap lo setua itu ya?”
Deli*a: “Emang iya!”
Tiba tiba dari balik isatana bata, keluar sesosok lelaki tua dengan wajah sekitar 80tahunan, tanpa busana hanya memakai cawat putih layaknya tuyul tua, dengan badan kurus kering seprti tengkorak keriting serta berkulit kendor yang mungkin kalo gue kuliti, gue bisa sukses mengekspor krupuk kulit ke belahan bumi ini.
Deli*a: “Ha, itu lah bokap gue!”
Gue DKK: “ Apa (sambil mata gue dkk keluar dari tempatnya)???”
Gue terkejut ngelihat bokapnya Deli*a, rasanya kebenaran yang terpasung udah terbuka, dari cara bokapnya Deli*a berpakaian gue tau asal muasal ke begoannya Deli*a, dan lebih parahnya lagi Deli*a menyebutnya dengan nama papa, dalam hati gue tertawa sambil sulit menahan kentut yang mau di keluarin “Si Betty dan menahan Teh herbal alami yang mau di keluarin “CR7”, seraya berkata gue nggak tega manggil ni Opa-opa jompo dengan sebutan om yang tentunya cocok di panggil buat dia ketika usianya saat ini di kurang setengahnya. Tak sengaja tiba-tiba hari mendadak mendung, sontak gue dkk masuk ke istana bata, kami hanya di suguhi semangkok bubur biji toge bekas 3 hari yang lalu. Tiba tiba dengan kuat petir menyambar tepat di rumah itu, tepat di area kolor tersebut, anehnya kolor itu tidak gosong seperti biasanya. Gue salut dengan titit om-om tua yang ngaku bapaknya Deli*a itu. Mungkin masih banyak ke anehan lain di rumah istana bata tersebut.
To Be Continued…….

Sekian cerita dari saya, jika ada yang ada yang komplin atau crita nya garing garing krupuk kulit bisa posting komentar, atau follow tweeter saya @Anu_CicakGede, atau adede Pesbuk Saya di facebook.com/Rezha.Miscrits atau boleh bogem gue jika kalian lihat gue(INI HANYA CERITA JANGAN DI SIMPAN DI DALAM EMPEDU). Sekian kutipan cerita dari saya apa bila ada salah salah kata saya mohon maaf sedalam-dalam sumur, karna kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan Andra n The Backbone serta di aransemen oleh Gita Gutawa. Assalamualaikum Wr Wb. Salam Anunya Cicak yang Gede…………………..

Aku & Aku di Masa Kecil


Cerita Ini Hanya bisa di Baca Dengan Orang yang bernalar Tinggi
Tepat hari Minggu tanggal 1 Mei 1994 gue di jebloskan ke dunia ini dengan SELAMET, maksud gue dulu gue lahir di Bidan SELAMET. Gue lahir di Kota kecil yang kagak gede gede amat, dan kagak kota kota amat, jadi mungkin bisa di sebut Kabupaten PRAYA, Loteng. Tapi bukan loteng genteng ya melainkan LOMBOK TENGAH, yang saat ini masih ngaku ngaku kota. Gue lahir dari pasangan Emak Bapak gue yang berinisial Mr Hasan dan Udin kagak pake sedunia dan Mrs Risna dan Wati. Masa kecil gue berjalan tersendat sendat seprti layaknya jamban mampet di Septitank FuLl tank, gara gara adanya “Si Betty” sebutan bagi bokong gue, yang terbiasa banget muntah sembarang tempat alias “CEPIRIT CELANA”.
Aroma yang di timbulin dari zat kimia alami tersebut sontak ngebuat orang orang 1 RT melaksanakan “MUNTAH BERJAMAAH” yang tentunya di imamin ama Engkong gue. Hari hari gue berjalan  merana dan tidak sesuai keinginan gue (gara-gara Betty), gue tumbuh layaknya anak ingusan yang suka banget rasa asin alami yang mengalir dengan sendirinya dari 2 buah lubang yang penuh pengharapan itu, seraya mengelap rasa asin alami yang kentel tersebut dengan tangan gue yang tak berdosa ini. Masa masa ingusan gue, gue lalui dengan masuk area anak ingusan alias taman kanak kanak.
Di TK gue bergaul dengan anak anak ingusan yang sebaya dengan gue yang umurnya lbih kurang 18 thn ke atas, disana gue tumbuh layaknya anak normal, gue tumbuh daun, berakar, berbunga “maaf ni bukan gue tapi taman bunga tahi ayam milik tetangga orang”.  Disana gue punya temen, namanya Bongo. Gue rasa Bongo adalah produk ciptaan tuhan yang gagal, kenapa beggitu? Karena Bongo gak bisa tidur kalau nggak nyender di depan “maaf” Gunung Bromo emaknya, padahal umurnya udah tua. Kedua, produk gagal ini dapat menghasilkan ileer dan ingus dengan kapasitas gede, dari mukanya dia bisa menghasilkan 1,5 liter cairan jigong dan cairan asin alami tersebut. Gak heran orang manggil dia Kerbau Aer. Satu hal lagi yang bikin gue Illfeel liat dia adalah matanya, soalnya tu mata katanya udah di tetesin Jamu Rapet Wangi, dan hasilnya matanya emang sipit banget, menurut status Facebook emaknya katanya sich dia dulu ngidam biji asem jawa, kulit jeruk purut sama bulu ketiax babenya yang ubanan dan ketombean mungkin juga korengan. Gak heran kalau struktur mukanya yang percis kayak orang Tionghoa lagi ketawa.
Coba dech lu lu pada  rasain jeruk mengkal-mengkal busuk, pasti rasanya asem scara reflek satu atau dua mata kalian pasti nutup dengan sendirinya kayak mata kalian lagi di cungkil ama kuku kambing maling atau Tang seken yang baru nemu dari pinggiran jamban. Gue ama Bongo tu udah sahabatan layaknya kepompong, sahabat layaknya jamban dan isinya gue jamban Bongo isinya, sahabat layaknya pemulung dan sampahnya, layaknya kambing dan baunya dan yang paling penting sahabat layaknya JUPE dan dadanya dia Jupenya gue Gunung Bromonya. Gimana enggak, Buang Air Besar sama sama, trus waktu gue ma Bongo mau keluarin Kompos gue, terdengar seperti nada  “Heavy Rotation dari JKT48”. Gak kebayang kan gimana lagu itu di aransemen sama suara proses keluarnya kompos “Broot Love you, Broot Miss you…….”(BOKER).  Kebersamaan gue ma Bongo juga gue limpahkan sewaktu kami Buang Air Kecil, pipis gue ma Bongo kami pancurin di tembok H.Jaelani sambil kami tulisin pake pipis “Rezha n Bongo 4ever”. Makan juga kami sama sama, gue suapin dia nasi dia juga sebaliknya dengan terpaksa nyuapin gue Cuma lauknya aja, kan enakan gue. Sampe sampe dia berbaring di Gunung Bromo emaknya gue juga ikutan, lumayan emaknya cantik juga, Katanya sih pernah jadi model gadis sampul, sampul majalah Misteri dan kalau ada tawaran sih jadi contoh cover Yaasin, yang gue tau pose andalannya tu nutup bibirnya ama telunjuk kanannya “kayak orang lagi nyuruh diam” sambil nonjokin tu telunjuk persis di lobang idung kirinya dan sedikit memonyongkan bibirnya kira kira kayak anak-anak  ALAYERS (“sebutan bagi Fans club anak Alay”) di Facebook atau Twitter.
Kalau Gue ada masalah sama Bongo gue biasanya curhat sama CR7 (sebutan bagi TITIT gue), kenapa gue kasih nama titit gue CR7 supaya titit gue bisa niru tititnya CR7 yang demen banget gonta ganti cewek, kan enak banget tu kalau kejadian ma titit gue. Biar lah muka gue 11, 99 ma CR7 yang penting titit gue musti 11, 12 ma titit CR7. Bongo juga punya titit yang gak kelihatan kecuali kalau dia ngangkang namanya MESSI. Jadi intinya setiap gue ma Bongo mandi bareng  kedua titit ini saling jeblos menjebloskan (warning: gue ma bongo kagak homo di cerita ini jadi para bencongers-bencongers TAMAN LAWANG jangan pernah baca ni kutipan, bisa bisa titit gue berdarah darah kalau di baca para manusia setengah betina ini), akhirnya di akhir cerita ini gue dan Bongo berpisah karena gue dan keluarga beranjak pergi dari kota setengah jadi ini menuju RIAU tapi dari sinilah mulai petualangan gue bertemu dengan teman-teman aneh dan cerita berikutnya tidak kalah seru.
To Be Continued…….

Sekian cerita dari saya, jika ada yang ada yang komplin atau crita nya garing garing krupuk kulit bisa posting komentar, atau follow tweeter saya @Anu_CicakGede, atau adede Pesbuk Saya di facebook.com/Rezha.Miscrits atau boleh bogem gue jika kalian lihat gue(INI HANYA CERITA JANGAN DI SIMPAN DI DALAM EMPEDU). Sekian kutipan cerita dari saya apa bila ada salah salah kata saya mohon maaf sedalam-dalam sumur, karna kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan Andra n The Backbone serta di aransemen oleh Gita Gutawa. Assalamualaikum Wr Wb. Salam Anunya Cicak yang Gede…………………..